Yogyakarta, Indonesia

Yogyakarta

Sejak tahun 1756, Yogyakarta telah berdiri sebagai ibu kota Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat yang legendaris. Hingga hari ini, kota ini tetap menjadi jantung intelektual dan budaya Pulau Jawa yang tak tertandingi. Di sinilah tradisi Jawa kuno, suasana yang tenang dan santai (laid back), serta keramahan penduduk setempat terjalin dengan mulus. Yogyakarta memiliki pesona unik yang membuat setiap pelancong selalu merindukan untuk kembali.

Telusuri jejak sejarah Yogyakarta dengan mengunjungi Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, kompleks istana megah tempat Sultan dan keluarganya bersemayam, yang menjadi pusat kebudayaan Jawa. Jangan lewatkan kesempatan untuk mengunjungi Candi Borobudur, kuil Buddha terbesar di dunia yang juga telah ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO. Situs lain yang wajib Anda saksikan adalah Candi Prambanan, kompleks candi Hindu yang luar biasa megah dan secara rutin menyelenggarakan pertunjukan langsung (live performance) Sendratari Ramayana yang memukau.

Kota ini juga merupakan destinasi yang luar biasa untuk petualangan kuliner dan belanja. Kunjungi Jalan Malioboro yang legendaris untuk memanjakan lidah Anda dengan beragam pilihan makanan lokal yang lezat, sekaligus berburu oleh-oleh kerajinan tangan tradisional untuk dibawa pulang. Anda dapat menemukan berbagai koleksi, mulai dari kain Batik, perhiasan perak, hingga wayang kulit yang ikonik.

Jelajahi Yogyakarta

Armada Terbaik di Yogyakarta

Tentukan armada pilihan Anda dengan rekomendasi terbaik kami

MPV's

Toyota CVT Avanza

5
auto
2
4
MPV's

Toyota New Kijang Innova

5
auto
2
4
MPV's

Toyota Kijang Innova Zenix

5
auto
2
4
Vans

Toyota HiAce Premio

12
manual
4
3

Tips Perjalanan ke Yogyakarta

Yang perlu Anda tahu sebelum kesini

Kiat Praktis untuk Yogyakarta

Persiapan dan cara terbaik untuk berkunjung

Seperti masyarakat Jawa pada umumnya, warga Yogyakarta dikenal sangat ramah dan terbuka terhadap pendatang maupun pengunjung. Mereka sering memberikan senyuman dan anggukan saat berpapasan dengan orang lain. Masyarakat lokal memiliki pembawaan yang tenang dan menghindari berbicara dengan nada keras atau kasar. Salah satu karakter yang paling menonjol adalah penghormatan terhadap orang yang lebih tua. Di Yogyakarta, Anda akan menemukan istilah Jawa, "unggah-ungguh" atau sopan santun, yang merujuk pada tata cara berbicara dan berperilaku yang didasarkan pada usia. Saat Anda berada di Yogyakarta, Anda dapat menunjukkan rasa hormat kepada orang lain dengan memperhatikan dan menerapkan unggah-ungguh ini.

Untuk menikmati sepenuhnya setiap pesona yang ditawarkan Jogja, jelajahi wilayah ini satu per satu, dimulai dari Kabupaten Bantul! Bantul menyajikan beragam daya tarik alam, masing-masing dengan keunikan tersendiri. Awali hari Anda dengan menikmati matahari terbit yang memukau dari Bukit Panguk Kediwung. Rasakan sensasi "mandi hutan" di Hutan Pinus Mangunan yang dikelilingi deretan pohon pinus menjulang tinggi. Bersantai di pantai-pantai indah seperti Pantai Baru, Pantai Kukup, dan Pantai Goa Cemara. Akhiri hari Anda dengan mengagumi kehijauan tak terbatas di Puncak Becici—dijamin menyegarkan pikiran Anda! Tujuan wisata di kabupaten lain juga tak kalah menarik untuk dikunjungi: Sleman: Destinasi wisata pegunungan yang menantang. Gunungkidul: Pesisir dengan pantai-pantai yang memesona. Kulon Progo: Pemandangan lahan pertanian yang subur dan asri. Kota Yogyakarta: Kekayaan landmark budaya dan sejarah yang ikonis.

Dari utara hingga selatan, destinasi wisata baru terus bermunculan di Yogyakarta, menawarkan pengalaman tak terlupakan. Obelix Hills: Saksikan keajaiban matahari terbenam yang memukau sambil bersantai di puncak bukit dengan pemandangan tiada tara. Bhumi Merapi: Nikmati berbagai aktivitas seru yang ramah keluarga di destinasi agrowisata yang menyegarkan ini. The Lost World Castle: Temukan replika landmark ikonik dunia, rasakan sensasi seolah-olah Anda dibawa menjelajahi berbagai negara tanpa harus terbang jauh! Dan tentu saja, jangan lupakan Goa Jomblang! Bersiaplah untuk terkagum-kagum oleh keindahan tersembunyi yang luar biasa di perut bumi Yogyakarta.

Saat menjelajahi Jogja, perhatikan variasi tarif parkir di berbagai lokasi. Secara umum, tarif parkir berkisar antara Rp3.000 hingga Rp5.000 untuk mobil, dan sekitar Rp2.000 untuk sepeda motor, tergantung pada lokasi parkir. Perlu diingat, di beberapa area—terutama di tempat yang sangat ramai dan populer—tarif parkir yang dikenakan mungkin akan lebih tinggi!

Bagi Anda yang berkunjung ke Malioboro menggunakan kendaraan pribadi, Parkir Abu Bakar Ali (ABA) adalah pilihan terbaik Anda! Lokasinya sangat strategis, tepat di seberang Hotel Inna Garuda dan dekat dengan Stasiun Yogyakarta Tugu. Dari area parkir ini, Anda hanya perlu menyeberang jalan untuk langsung tiba di Jalan Malioboro. Kendaraan2 Jam PertamaSetiap Jam BerikutnyaMobilRp5.000Rp2.500Sepeda MotorRp2.000Rp1.500Nikmati kemudahan parkir yang aman dan akses super cepat menuju ikon wisata utama Yogyakarta!
See All Practical Tips for Yogyakarta

Cara Bepergian di Yogyakarta

Panduan berkeliling Yogyakarta dengan transportasi lokal

Taksi Meteran (Taksi Konvensional) Taksi di Yogyakarta menggunakan argo (meteran), dan sebagian besar pengemudi sangat terpercaya. Tarif Awal (Flagfall): Semua taksi menerapkan tarif buka pintu sebesar Rp7.000 untuk kilometer pertama. Tarif Selanjutnya: Kemudian dikenakan Rp4.250 untuk setiap kilometer berikutnya. Perkiraan Biaya: Sebagian besar perjalanan di sekitar pusat kota diperkirakan tidak akan menghabiskan biaya lebih dari Rp20.000. Ojek Pangkalan (Motorcycle Taxis) Ojek atau taksi sepeda motor sangat mudah ditemukan. Mereka biasanya berkumpul di tempat-tempat yang telah ditentukan (pangkalan). Anda perlu melakukan negosiasi harga sebelum perjalanan dimulai. Kelebihan: Meskipun tidak nyaman untuk membawa banyak barang bawaan, ojek adalah pilihan yang lebih cepat saat lalu lintas padat. 📱 Ojek Online (Aplikasi) Saat ini, layanan ojek yang terorganisir melalui aplikasi menjadi pesaing kuat bagi taksi dan ojek pangkalan. Gratis Penjemputan: Anda tidak dikenakan biaya untuk penjemputan. Pembayaran Transparan: Anda membayar sesuai dengan tarif yang tercantum dari aplikasi (meteran virtual).

Seperti halnya di sebagian besar wilayah Indonesia, berjalan kaki di Jogja mungkin menjadi salah satu moda transportasi yang kurang praktis dan kurang populer. Namun, terdapat dua pengecualian istimewa di Jogja yang menjamin pengalaman berjalan kaki Anda menjadi kenangan yang tak terlupakan: Jalan Malioboro: Rasakan denyut kehidupan jalanan yang semarak, deretan fasad toko yang penuh warna, jalur pejalan kaki yang luas, dan pertunjukan dari para seniman jalanan yang menarik. Kawasan Kampung Taman Sari yang Memesona: Nikmati suasana lingkungan yang menawan ini, yang merupakan lokasi peninggalan bersejarah dari Istana Air Taman Sari (Taman Sari Water Castle).

Trans Jogja adalah layanan bus perkotaan yang melayani total 17 rute di wilayah Bantul, Sleman, dan Kota Yogyakarta. Untuk merencanakan perjalanan Anda dengan mudah, Anda dapat mengunduh aplikasi resmi Trans Jogja untuk mengetahui rute dan menemukan halte terdekat dari lokasi Anda. Tarif tiket Trans Jogja sangat terjangkau, yaitu Rp3.500 untuk sekali perjalanan. Kami menawarkan kemudahan pembayaran nontunai (cashless) menggunakan kartu langganan Trans Jogja, kartu uang elektronik, atau dompet digital. Sistem bus rapid transit (BRT) ini beroperasi secara rutin setiap hari mulai pukul 05:30 hingga 21:30 WIB, siap mengantar Anda menjelajahi keindahan Yogyakarta.

Becak bukan sekadar alat transportasi; becak adalah cara yang menyenangkan untuk menghayati pesona dan kehangatan Yogyakarta. Di Jogja, Anda akan menemukan dua jenis becak: becak kayuh tradisional dan becak motor (bentor). Biasanya, tarif minimum yang dikenakan untuk mengantar Anda berkeliling area-area terkenal adalah mulai dari Rp25.000. Untuk memastikan perjalanan Anda lebih nyaman dan lancar, selalu diskusikan rute perjalanan dan sepakati biayanya terlebih dahulu sebelum memulai perjalanan.

Andong, atau kereta yang ditarik kuda, adalah salah satu ikon transportasi tradisional yang diperbolehkan melintasi Jalan Malioboro, selain becak kayuh. Nikmati pengalaman berkeliling kota yang berkesan! Sebagai referensi biaya, Anda akan dikenakan sekitar Rp100.000 per kereta untuk menjelajahi area Malioboro. Jika Anda ingin melanjutkan perjalanan hingga ke Alun-Alun, biayanya berkisar antara Rp150.000 – Rp200.000. Dengan kapasitas hingga 5–6 orang, Andong sangat ideal bagi Anda yang sedang berlibur bersama teman atau keluarga. Ciptakan momen indah sambil menikmati setiap sudut kota dengan gaya klasik!

Jangkauan Lebih Luas

Jelajahi destinasi menarik di sekitar Yogyakarta